Selasa, 29 November 2011

Timnas Selection vs LA Galaxy

Indonesia Selection vs LA Galaxy, Perang Bintang


Indonesia Selection vs LA Galaxy, Perang Bintang
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA/DANY PERMANA
Pesepakbola asal Inggris, David Beckham, berlatih bersama tim Los Angeles Galaxy, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (29/11/2011). LA Galaxy akan menghadapi Indonesia Selection dalam partai persahabatan pada 30 November mendatang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

PUBLIK Indonesia berkesempatan menyaksikan langsung bintang dunia sekelas David Beckham, Robbie Keane, dan Landon Donovan. Mereka akan beradu dengan bintang Timnas Indonesia seperti Patrich Wanggai, Diego Micheils, Firman Utina, hingga Bambang Pamungkas.
  
Mereka bakal beraksi dalam pertandingan eksebisi antara Los Angeles Galaxy kontra tim Indonesia Selection di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/11) malam. Inilah perang bintang dunia dengan bintang lokal Indonesia.
  
Beckham yang namanya sudah kesohor di seluruh penjuru dunia, tak sabar tampil di hadapan publik Tanah Air. Selebritas lapangan hijau asal Inggris ini mengaku sangat antusias menghadapi tim Indonesia Selection.
  
"Saya pernah melihat beberapa kali video pertandingan Indonesia. Secara individu, banyak pemain Indonesia berbakat. Saya akan bermain sebaik mungkin ketika pertandingan nanti," ujar mantan ikon Manchester United yang pernah membela Real Madrid dan AC Milan ini.
  
LA Galaxy tak hanya memiliki seorang Beckham. Tim juara Major League Soccer (MLS) --Liga Amerika Serikat-- 2011 ini juga membawa Donovan dan Keane. Donovan adalah striker Timnas Amerika Serikat sedang Keane berstatus kapten serta striker utama Republik Irlandia.
  
Bagi Donovan dan Keane ini adalah pengalaman pertamanya mengunjungi Tanah Air. Berbeda dengan Beckham yang sebelumnya sudah pernah ke Indonesia saat liburan ke Bali. Karena itu, Donovan dan Keane sangat menikmati keberadaannya di Indonesia.
  
Duet striker LA Galaxy ini pun senang bisa merasakan bermain sepakbola dengan pemain terbaik di Indonesia. "Ini pertama kali saya ke Indonesia. Saya sangat tertarik dan besok (Rabu) akan jadi hari yang menyenangkan," ujar Donovan.
  
Hal senada disampaikan Keane. Mantan bintang Tottenham Hotspur itu mengatakan bahwa bermain melawan bintang-bintang Indonesia merupakan kesempatan yang sudah ditunggunya.
  
Sebagai juara MLS, ia siap menjaga reputasi timnya. Hasil positif selama tur Asia Pasifik, akan menjadi modal menghadapi musim berikutnya untuk memenangi gelar lain.
  
"Kami adalah tim yang fantastis yang sukses menjadi juara MLS musim ini. Saya sangat menikmatinya dan saya berharap banyak memenangkan juara lagi bersama tim ini," kata Keane.
  
Kubu Indonesia Selection menyadari lawan memiliki kualitas lebih bagus. Namun mereka siap memberikan yang terbaik untuk mengimbangi kekuatan Beckham dkk.
  
"Semua tahu LA Galaxy tim terbaik di Amerika, dan punya pemain berkualitas, terutama Beckham. Kami akan coba imbangi permainan mereka. Semoga bisa menampilkan permainan terbaik," kata Firman.
  
Hal senada diungkapkan gelandang Andik Vermansyah. "Kita berharap bisa bermain maksimal karena mereka kan tim yang bagus. Juga ada Beckham di situ," kata Andik, yang menyebut gabungan pemain U-23 dan senior bisa menjadi kolaborasi yang kuat untuk menghadapi LA Galaxy.
  
Sementara pihak promotor yang mendatangkan LA Galaxy ke Indonesia, Mahaka Sport,  memiliki keyakinan Indonesia Selection bisa memberi perlawanan. "Dengan kumpulan pemain-pemain terbaik dari Timnas U-23 dan Timnas senior, bahkan saya rasa kita punya peluang (menang)," kata Direktur Mahaka Sports, Hasani Abdulgani.(Tribunnews.com/wan/dry/wyu)
Live on SCTV
Rabu (30/11) pukul 19.00 WIB

Selasa, 08 November 2011



kisah j-rocks

Sejarah Terbentuknya Band J-Rocks



Kalian punya band idola atau band favorit? Siapakah itu? hhhe …Kalau saya sih J-Rocks! 1 Spirit for JRS (JRockstars). Knapa saya mengidolakan mereka (J-Rocks)? Karena mereka itu keyeen abiezzzz!. Dari cara mereka memainkan musik yang bisa dibilang proffesional dan dari gaya/fashion mereka yang keren pula yaitu harajuku style.
Pokoknya sip dah mereka itu! J-Rockstars 4ever! Dari segi fans/penggemar, J-Rocks mempunyai sangat banyak penggemar dari yang anak-anak, remaja, dewasa, sampai orang tua juga ada lo..Dan hebatnya, di semua kota di Indonesia pasti mempunyai perkumpulan/komunitas JRockstars sendiri. Nah kalau saya termasauk golongan remaja. Saya mengidolakan band ini sejak kelas 6 SD (Sekolah Dasar). Pada saat itu saya melihat J-Rocks konser Aloon-Aloon Ponorogo (yang pertama kali ). Dan yang kedua kalinya saya meliaht J-Rocks konser Stadion Batara Katong Ponorogo.
Nah, pada postingan kali ini saya tidak akan memberikan postngan tutorial tapi saya akan memberikan postingan terntang sejarah (bukan sejarah yang ada dipelajaran itu lo….). Yaitu sejarah terbentuknya BandJ-Rocks’.
J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.
Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS.
Awal 2004 JRS (singkatan dari J-ROCKSTARS) mengikuti festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV dan Aquarius Musikindo. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Dan akhirnya pertengahan 2005 mereka berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk “Topeng Sahabat” dengan label Aquarius.
Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua. Pada lagu berjudul ‘Kau curi lagi’ mereka memperkenalkan gitaris wanita, Prisa. Dan pada lagu ‘Juwita Hati’ mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Selvin,Sato,Boppy pada video klip ini berakting sebagai fans J-Rocks yang mengejar idolanya sampai ke negeri Sakura. Konsep yang menarik membuat video klip ini populer di Indonesia.
J-Rocks mencetak sejarah. Grup musik tanah air itu akan menjadi yang pertama rekaman di Studio Abbey Road, London, Inggris. Kesempatan langka itu merupakan hadiah setelah J-Rocks dinobatkan sebagai pemenang A Mild Live Soundrenaline 2008 “Free Your Voice”.
Kesempatan untuk rekaman di Abbey Road merupakan hadiah atas terpilihnya J-Rocks sebagai “The Best Band who can Free Their Voice” dalam acara A Mild Live Soundrenaline 2008 ‘Free Your Voice’ Agustus  2009 lalu. J-Rocks yang terdiri dari Iman (vokal, gitar), Sony (gitar/melody), Wima (bass) dan Anton (drum) berangkat ke London bersama tim manajemen dan sound engineer. Ada tiga lagu yang sudah disiapkan sebelumnya untuk direkam di studio Abbey Road. Yaitu, Falling in Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi. “Itu adalah lagu-lagu yang sudah dipilih secara bersama dan memang sudah kami persiapkan sejak lama,” kata Anton lewat press release dari pihak A Mild.
J-Rocks pun melakukan proses setup yang butuh waktu tidak sebentar. Begitu semuanya siap, lagu pertama yang mereka rekam adalah Falling in Love. Di sela-sela waktu istirahat, J-Rocks beberapa kali terlihat bertukar pikiran dengan sang sound engineer kawakan itu. “Ada banyak sekali yang dapat kami pelajari dari Christ. Ia mengajari kami teknik-teknik lain yang tidak kami peroleh selama kami di Jakarta,” kata Wima. Bahkan, menurut Iman, Christ juga membantu mereka menterjemahkan lirik lagu Falling in Love versi Inggris.
Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta.
Bagi J-Rocks, yang didirikan lima tahun lalu, perjalanan menuju Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang untuk bisa go international. Band beraliran musik pop, klasik, blues, dan rock ini memang banyak dipengaruhi oleh Japanese pop/rock.
Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di London. Sejumlah artis musik tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti Pink Floyd, Oasis, Green Day, Placido Domingo, dan Spice Girls.



foto lengkap j-rocks lebih lanjut klik : disini

kisah five minutes

Sejarah Five Minutes Band

Diposkan oleh Fivers Five Minutes di 01:26
Five Minutes adalah sebuah band pop rock yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri tahun 1994. Kini, Five Minutes digawangi oleh Ricky Tjahyadi (keyboard), Richie Setiawan (vokal), Drie Warnanta (bass), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum).

== Formasi awal ==?? Drie dan Ricky bertemu di awal tahun 1990-an dan sempat membentuk band yang tampil di sejumlah kafe. Namun band ini hanya bertahan selama 2 tahun. Mereka kemudian membentuk Five Minutes bersama Sonny (gitaris) dan Sanny (vokalis) di tahun 1994 untuk mengikuti Fetival Band Se-Jabar DKI di Bandung. Dalam ajang tersebut mereka berhasil menjadi juara 1 dari 102 peserta. Tak lama, mereka pun masuk dapur rekaman. Album perdana mereka bertajuk Five Minutes (1996), yang diikuti oleh Five Minutes 2 (1997), Ouw! (2002), Sekat (2003), dan The Best +5 (2004). Penampilan yang unik dengan mengenakan sarung di panggung, menjadi salah satu daya tarik mereka.

FORMASI BARU
Setelah album The Best, Sanny sang vokalis dan Sonny (gitaris) mengundurkan diri. Ricky dan Drie pun berburu personel baru. Akhirnya Richie (vokal), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum) melengkapi formasi Five Minutes yang baru. Pada bulan Juni 2007, mereka merilis album baru bertajuk Rockmantic. Mereka pun menanggalkan sarung yang selama ini lekat sebagai image mereka.

DISKOGRAFI
* Five Minutes (1996)
* Five Minutes 2 (1997)
* Ouw! (2002)
* Sekat (2003)

* The Best +5 (2004)
* Rockmantic (2007)
* Rockmantic (Repackaged) (2008)
* Semua Ini Sendiri (2009)
* Satu Hati (2010)




                                Profil Five Minutes

         BIODATA PERSONIL FIVE MINUTES
 
Richie FM
Nama Lengkap:Richie Setiawan
Panggilan :ichiko 
Posisi : Vokal
TTL:  Bandung 18 Mei 1983
Hobi: Extreme Sport
Musik favorit: ROCK N’SOUL
Warna Favorit: Merah Hitam
Makanan Favorit : Japanese Food.
Cita Cita : Polisi. 
Rumah : Bandung Flower City.
Buku Favorite : All Kind Of Books 

Film Favorite : all movies about social.
Zodiak : Taurus.
Pendidikan : SD,SMP,SMA Pasundan 7 Bandung, Universitas.
Kebiasaan buruk : Suka Kentut. 
 Saya mulai nyanyi dari kelas 4 SD,emang ada turunan kali “dari orang tua,tpi bokap pegang BASS,jadi masih ada dikit2 jiwa seninya.sejak itu mulai ngeband sama temen2 nongkrong.
Dari awal iseng2 ngeband,kita coba2 ikutan parade/Festival.
Alhamdulillah,kita selalu dapet 3 besar.beranjak SMA,saya nyoba2 bergabung sama anak sekolah,saya juga sempat melanjutkan sekolah ke jenjang UNIVERSITAS.Baru 2 bulan masuk,udah ada tawaran bergabung dengan salah satu band.
Karena jiwa seni udah tertanam,tanpa basa-basi tawaran itu di ambil.
Tidak berlangsung lama,sekitar 1 tahunan ,saya nyoba aaudisi vokal di ajang THE DREAM BAND 2005 dan alhamdulillah masuk menjadi perwakilan bandung yang tergabung dalam ANKARA BAND.
Pada tahun 2006 Five Minutes mengadakan Audisi vokal dan saya mendapat tawaran untuk audisi.Dari mulai awal audisi,saya diberi kesempatan untuk mempelajari materi-materi dari ‘FiveMinutes’.
Setelah saya mendengarkan lebih detail, disini saya merasakan kenyamanan,saya bisa lebih mengeksplor,mungkin karena musiknya pas atau memang jodohnya….AMIN(he..ngarep)dan ternyata mimpi jadi kenyataan,saya diperkenankan mengisi kekosongan vokal di Five Minutes.



  Ricky FM
Nama Lengkap: Ricky Tjahyadi
Panggilan : Aik 
Posisi :Keyboard
TTL: Bandung 4 November 1974
Hobi: Musik,Motorsport,Game Dll
Musik favorit: ALL KIND OF MUSIC
Makanan Favorit : Bubur ayam,Sop buntut,Nsi goreng
Minuman favorit: Ice Tea
Band : FiveMinutes
           Alass.
Pekerjaan : musisi
Keluarga : Fitri Fathonah Purnamasari [ntie](istri)
                 Fauzi Ramdani [ujie](anak)
                 Sakti Raina Fauzi [sakti](anak)
                 Silvia Kirana [silvia](anak)
Peliharaan : kucing [ cheky]
Pendidikan : SD Sukajadi 8 Bdng.
                   SMP 15 Bdng.
                   SMA 15 Bdng.
                   Perguruan Tinggi STHB(sekolah tinggi hukum bandung)
Kebiasaan buruk: meninggalkan yg bekas, suka kentut. 
Zodiak : Taurus
 Pertama kenal yang namanya alat musik ketika kelas 4 SD.
Dari dulu saya memang bercita-cita ingin menjadi musisi,dan pada tahun 1994 saya baru bisa merealisasikan hobi tersebut ke dalam sebuah festival band di bandung yang di adakan oleh radio swasta di bandung.Alhamdulillah kita(five minutes formasi 1)menjadi juara 1 dari 102 peserta.
Selaaaain di FM saya juga sempat tergabung di Ari lasso band dari tahun 2002-2006.Menulis lagu merupakan hobi yang ‘nggak
Bisa saya tinggaalkan sampai sekarang.




      Drie FM
Nama Lengkap:Drie Warnanta
Panggilan : indiahe
Posisi :Bass Player
TTL:Bandung 27 januari 1974
Hobi:Main PS,Putsal,Nonton (DVD,TV,DLL)
Musik favorit:ROCK,FUNKY,JAZZ FUSION
Musisi Favorit : RED HOT CHILI PAPERS,INCUBUS,STING,LEVEL 42,CASIOPEA
Minuman favorit:Segal jenis kopi
Keluarga : Yelly Yulianti (istri)
                 Altafa Razan Warnanta [tafa](anak)
                 Khayana Razan Warnanta [keya](anak)
Pendidikan : SD Pandu Bandung
                   SMPN 1 Bdng.
                   SMAN 9 Bdng.
                   Perguruan tinggi ITENAS [institut teknologi nasional] -UNJANI [universitas jend ahmad yani]
Kabiasaan buruk : g pernah ganti boxer,pelit.
Zodiak : Aquarius.
 Mulai belajar Bass dari kelas 2 SMP.Waktu itu tertarik pada instrumen bass setelah nonton video konsernya LEVEL 42& langsung jatuh cinta dengan permainan bass Mark King.
Setelah duduk di bangku SMA,saya mulai berlatih bass secara intensif dari bnerbagai musisi di bandung& secara otodidak.
Disini saya mulai berkenalan dengan Ricky Fmdan mulai membentuk sebuah band yang kemudian perform di sejumlah event & café di bandung.
Akhirnya setelah 2 tahun,band ini bubar,&kemudian tak berapa lama kemudian saya dan Ricky membentuk band baru yang kemudian diberi nama Five Minutes pada tahun 1994 untuk mengikuti sebuah festival se-JABAR DKI di bandung yang akhirnya alhamdulillah kita juarai & saya berhasil pula meraih predikat Best Bassist pada saat itu.
Kemudian karir kami di dunia recording di mulai setahun sesudahnya.Tepatnya pada tahun 1995 dengan meluncurkan album pertama dengan title “FIVE MINUTES”,album ke-2 thn 1996 “FIVE MINUTES 2”, album ke-3 1997 “FIVE MINUTES OUW..!!!, album ke-4 2002 “FIVE MINUTES SEKAT”,album ke-5 tahun 2003 “FIVE MINUTES THE BEST+5”.
Setyelah itu FM mengalami vacum & mulai aktif kembali pada tahun 2006 dengan menadakan audisi Vokal untu k mengisi kekosongan di posisi tersebut. untuk selanjutnya,meluncurkan album “FIVE MINUTES ROCKMANTIC” dengan konsep musik yang baru & beberapa personil baru yang di harapkan dapat memberikan suasana baru yang lebih “fresh”…..gt loch!!!



Irul FM
Nama Lengkap:Roelhilman
Posisi :Guitar
TTL:Bandung 20 januari 1980
Musik favorit:Yg ada unsur Rocknya
Musisi favorit: NUNO BETTEN COURTH,ROLLING STONE.JHON 5
Makanan &Minuman favorit:Semua yg Enak dan halal
Keluarga : Ratu Reiska [noe](istri)
                Nuno Ariel Ghanimansyah [nuno](anak)
                Nunez Alaya Ghanimansyah [nunez](anak)
Kebiasaan buruk : suka ngupil, tidur nganga.
 Pertama mengenal alat musik langsung pada guitar,waktu melihat Slash di V.klipnya november rain…juara…setelah itu langsung belajar dan belajar sama siapa pun yang saya anggap bagus sampai sekarang saya masih suka belajar.
Sejak masih di SMU,saya sering mengikuti festival banddi bandung,dan setelah lulus saya langsung terjun di dunia musik secara profesional.Langkah awal bermain di kafe2,kemudian menjadi band pengiring penyanyi solo seperti andien selama 1 tahun,membentuk band bersama aria juga di G.I.G.S tahun 2002,menjadi additional untuk pengisian di album penyanyi solo agnes monica,shanty,mayang sari,etc..album soundtrack andai ia tahu tahun 2003,setelah itu saya bertemu dengan ricky FM,kemudian menawarkan untuk menjadi gitaris five minutes,saya langsung bersedia banget,kemudian membuat album yang berjudul rockmantic…semoga solid dan sukses amiiiiiiiiinn!!!!!



Aria FM
Nama Lengkap:Aria Yudhistira
Posisi :Drum
TTL:Bandung 09 Mei 1981
Hobi:Travelling
Musik favorit: ALL KIND OF MUSIC
Makanan &Minuman favorit:Sop buntut ,lemon tea
Keluarga : Enthella Triani [hella](istri)
kebiasaan buruk : tidur ngorok.
Berawal dari hobi …saya mencoba mengembangkan bakat saya bermain drum.Dari hanya ikut festival band bersama temen “SMP hingga bisa tmpil di kafe”..
Awal tahun 1997, saya bergabung bersama NOIN BULLET.disini awal mula saya mencoba berkarya dan alhasil bisa menghasilkan 2 buah album bersama NOIN BULLET.
Album pertama bertajuk “BEBAS” dan yang ke-2 “MANUSIA”
Di bawahn label Warner Music Indonesia!!karena persaingan di dalam music semakin ketat,akhirnya Noin Bullet pun harus vakum.tapi saya tidak pernah berhenti untuk tetap survive dalam bermusik.Tahun 2002 saya kembali membentuk band recording yaitu GIGS
Di bawah bendera AQUAARIUS,tp sayang band ini tidak berlangsung lama ya..bs di bilang tidak sukses Hehehee..tp Alhamdulillah imbasnya saya bisa diperkenankan mengisi
Albumnya AGNES MONICA “Bilang saja & Tak bisa”,IAN”Laguku & Ijinkan aku Memilikimu”,Soundtrack Andai Dia Tahu “Kekasih feat.Erwin Dr Pm,Aku Rindu feat.Emil bias ,Keretaku feat.Opie Danzo”,Rocket Rockers “Pesta”,Project Pop 2007 Album Six A Six,Cindy bernadett Etc..
Dan di tahun 2006 saya bergabung bersama Mary Jane,tp karena Idialisme yang sulit di satukan,aakhirnya saya keluar dari Mary Jane..!!.Setelah malang melintang menjadi Strungle Drummer,akhirnya di tahun 2007ini, aria mendapat tawaran dari Five Minutes,Alhamdulillah..saya di percaya oleh Ricky untuk berkarya se Original mungkin di album Five Minutes yang bertajuk Rockmantic ini,Akhirnya saya punya band lagi uy..mudah-mudahan bs Solid dan Sukses sampai akhir nanti Amien...

kisah ungu band

SeJaRah UNGU baNd

Ungu terbentuk tahun 1996. Motor pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael, sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak manggung, Pasha Van derr Krabb 'menghilang' dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.

Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan "Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi ost. sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.

Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan "Karena Dia Kamu" sebagai single pertama dan "Suara Hati" dipilih sebagai single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang 'telah' mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.[1]

Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, "Senyawa".

Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum.[2] Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005. Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia. Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.[3]

Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006.[4] Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping.[5] Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.[6]

Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video of the Year "Demi Waktu".[7]

Ungu dengan dukungan "A Mild Live Productions" dan "Trinity Optima Productions" membuat buku biografi. Buku yang diberi judul "A Mild Live Ungu Book Magazine" itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta.[8] Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing personil, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.[9]

Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan "Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari album ketiga mereka Melayang.[10]

Dalam ajang "SCTV Music Awards 2007" di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan 'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu "Andai Kutahu". Sedangkan Melayang dengan lagu andalan "Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.[11]

Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk Untukmu Selamanya. Album ini di-launching di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain, "Kekasih Gelapku", "Cinta dalam Hati", "Apalah Arti Cinta" dan "Ijinkan Aku".[12]

Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu. Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry Al Buchori.[13] Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu "Para PencariMu", "Sembah Sujudku", "Surga Hati", "Sesungguhnya", dan "Tuhanku". Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.[14]

Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori 'Band Ngetop' di ajang SCTV Awards 2007, yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agusutus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama Samsons dan Naff, dijuluki 'The Rising Star' band oleh penyelenggara konser musik akbar Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh raksasa label rekaman Musica Studio.[15]

Kisah ST12

Awal Mula Terbentuknya Band St12

ST12 adalah grup musik beraliran musik Melayu. ST12 didirikan di Bandung oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokal), dan Iman Rush (gitar).

Awalnya, keempat personel ini tak saling kenal, meski mereka telah lama berkecimpung di dunia musik. Mereka mulai akrab setelah sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Mereka pun akhirnya resmi mendirikan ST12 pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz.

Meski keempat personel ini memiliki aliran musik favorit yang berbeda, Charly menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock, namun mereka kompromi untuk membuat ST12 beraliran melayu.

ST12 terpaksa merilis album perdana mereka melalui jalur independent (indie) karena tak ada label yang mau menampung mereka. Sayang, pada bulan Oktober 2005, saat tur promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecah pembuluh darah di otak.
Trinity Optima Production mulai melirik ST12 setelah album perdana, JALAN TERBAIK (2005), meraih sukses. Album kedua, P.U.S.P.A (2008) yang didedikasikan untuk Iman, dirilis di bawah label Trinity.


Charly (vokal) merupakan grup band asal Bandung yang meroket pamornya lewat hit Aku Masih Sayang, di album kedua ini mereka tidak hanya sekadar mempertahankan konsep bermusik pop bercorak Melayu yang terasa easy listening.

”Tetapi dari 12 lagu yang ada di album kedua, kita mencampurkan beberapa aliran musik, seperti disko, reggae dan akustik,” kata Pepep, drummer sekaligus pemrakarsa terbentuknya ST 12, saat berbincang dengan Republika di Jakarta, Senin (12/5)......

Meski menyisipkan corak ‘asing’, Pepep menegaskan bukan berarti mereka meninggalkan identitas musikal ST 12 yang dikenal sebagai pengusung musik pop-Melayu. ”Kita hanya ingin mengambil segmentasi pendengar yang lebih luas,” kata musisi ini menerangkan seputar penyisipan musik disko dan reggae di album kedua ST 12.

”Harus kita sadari bahwa orang punya cara dan selera yang berbeda dalam menikmati musik. Ada yang butuh musik menghentak, mellow, atau minimalis ornamen yang mengedepankan harmonisasi. Semua itu yang kita suguhkan di album kedua ini,” kata Pepep menjelaskan kembali.

Sementara Charly van Houtten, vokalis ST 12, menambahkan bahwa warna musik disko dan reggae yang hadir d album kedua masih tetap mengedepankan identitas musikalisasi grup musik ini.

”Tetap ada unsur Melayunya,” kata pria yang memiliki cengkok vokal Melayu ini.
Charly mengungkapkan lagu yang dihadirkan dalam versi disko berjudul Cinta Jangan Dinanti-nanti. Selanjutnya tembang bertajuk Saat Kau Jauh (S.K.J) dikemas secara reggae. Selain kedua lagu tadi, masih ada dua lagu lagi yang dihadirkan dalam konsep baru ST 12. Kedua lagu tersebut berjudul saat terakhir dan Cinta Tidak Direstui. ”Keduanya kita hadirkan dalam konsep slow akustik. Artinya kita tidak hanya menghadirkan permainan akustik itu sebagai pembukanya saja, tetapi disajikan secara full akustik.”

Single andalanUntuk album kedua ST 12 justru menempatkan single berjudul Puspa sebagai lagu andalannya. Puspa ini merupakan kependekan dari Putuskan Saja Pacarmu. Tembang ini, kata Pepep, masih tetap ST 12 banget. ”Musikalisasinya masih tetap warna musik ST 12 asli dan masih terus dipertahankan. Saat orang mendengar lagu ini, maka mereka akan bisa mengenali bahwa ini adalah ST 12.”

Sebagai lagu andalan, Trinity Optima Production selaku label recording tempat ST 12 bernaung, secara khusus langsung membuatkan video klip untuk single Puspa. Dalam video klip ini dihadirkan aktris Luna Maya sebagai modelnya.

Charly menceritakan peran Luna dalam video klip Puspa ini sebagai perempuan yang sudah memiliki kekasih. ”Tetapi saya menyuruh dia agar memutuskan pacarnya, lalu saya meminta kepada dia untuk bilang I Love You kepada saya,” kata pria ini sambil tersipu malu saat menceritakan konsep dari video klip Puspa ini.

Sementara, Luna Maya, yang duduk di dekat ketiga personel ST 12, menjelaskan tentang perannya di video klip terbaru ST 12. ”Ini kan tuntutan profesionalisme kerja saja,” katanya singkat.

Untuk video klip Puspa ini, ST 12 dan Trinity memberikan kepercayaannya kepada sutradara Guntur. Clippers muda ini sebelumnya pernah menggarap video klip ST 12 yang berjudul Rasa yang Tertinggal. Sementara itu debut album ST 12 yang dilansir tiga tahun silam berjudul Aku Tak Sanggup Lagi menorehkan prestasi penjualan lebih dari 300 ribu keping.

Berkat penjualan tersebut, pihak Trinity memberikan penghargaan double platinum kepada grup yang menyingkat ST 12 dari nama lokasi di kawasan Bandung, yakni Stasiun Timur Nomor 12.

Walau kehilangan seorang personel, ST12 mampu bertahan dan mendulang sukses di album perdananya. Ciri khas ST 12 yang membawakan lagu melayu memang terasa mantap dibawakan Charly, sang vokalis, memang menjadikan ST12 band yang berkarakter.

album kedua ST12 ini banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Kuping orang Indonesia mudah menyerap lagu-lagu dari ST12. Terbukti dalam waktu tiga bulan saja band ini berhasil menggondol Double Platinum. Selain copy albumnya menembus angka penjualan 150 ribu, RBT-nya pun diunduh sebanyak 1 juta.Kenang Iman Rush

JAKARTA INDONESIA,
KESETIAKAWANAN menjadi pedoman yang dipegang teguh oleh kelompok musik pop asal Bandung, ST12, ini dibuktikannya (Jumat, 4 Juli 2008), di Jakarta. Lewat acara launching album terbaru mereka bertajuk “PUSPA”, ST12 mencurahkan perasaannya kepada penonton tentang mendiang kawannya yang telah meninggal dunia, Iman Rush.

ST12 adalah grup band yang memiliki formasi awal dengan empat personel; Charly (vokal), Pepep (dram) dan Pepeng (gitar),dan Iman Rush (gitaris). Setelah ditinggal Iman Rush, ST12 tetap eksis berkarya dengan dukungan beberapa personal tambahan (additional player).

Dalam album teranyarnya, ST12 mengandalkan tembang “PUSPA” dan “Saat Terakhir” untuk meraih hits diblantika musik Indonesia. Diakui Charly, lagu “Saat Terakhir” merupakan persembahan ST12 untuk kawan mereka yang telah meninggal, Iman Rush.
Dalam konser sekaligus launching semalam, tak bisa dipungkiri, personel ST12 larut dalam kesedihan. Pemicunya adalah lagu “Saat Terakhir” yang membuat sang Vokalis meneteskan air mata.

Sebenarnya lagu “Puspa” bukan lagu dengan intonasi lambat dan mendayu-dayu, seperti kebanyakan lagu sedih. Lagu Puspa yang dibawakan sempurna oleh ST12 memiliki irama riang ala chacha. Liriknya pun jenaka. Simak saja syairnya; “Jangan jangan kau menolak cintaku, jangan-jangan kau tak trima cintaku. Putuskanlah saja pacarmu, lalu bilang I Love You padaku,” begitu penggalan lirik bagian reffrain lagu itu.
Bagi seluruh personel ST12, Iman Rush adalah sosok yang baik dan setia kawan. “Iman adalah pedoman hidup dan inspirator kami,” ujar Pepep.



































Senin, 07 November 2011

kisah kangen band

Badan Narkotika Nasional memeriksa 10 orang yang dibawa dari markas sekaligus rumah dan tempat latihan grup Kangen Band di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (12/3/2011) dini hari. Dari 10 orang yang dibawa aparat BNN, tiga di antaranya adalah personel Kangen Band.
Di markas grup band itu, petugas BNN menemukan puluhan gram ganja kering yang sebagian sudah dilinting dan tanaman ganja di dalam pot.
Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN Sumirat Dwiyanto, yang dihubungi kemarin, membenarkan adanya penangkapan itu. Menurut Sumirat, 10 orang itu ditangkap karena mereka diduga terkait kepemilikan ganja atau pemakaian narkoba itu. Di antara orang yang ditangkap itu terdapat personel Kangen Band, sisanya adalah kru dan tamu grup band tersebut.
Manajer Kangen Band Sujana yang dihubungi Sabtu malam mengakui, tiga personel band mereka dibawa oleh aparat BNN dari tempat latihan Kangen Band di Cibubur, Jakarta Timur. Ketiga personel itu adalah Andika, Izzy, dan Bebe. ”Tetapi, tadi saya dapat kabar, Bebe sudah boleh keluar. Jadi, yang masih diperiksa adalah Andika dan Izzy,” katanya.
Sujana menyatakan, mereka kaget dan terkejut dengan kejadian tersebut karena tempat latihan itu terbuka dan kerap dikunjungi teman-teman Kangen Band. Akibat penangkapan itu, pihak manajemen kini harus menjadwal ulang rencana manggung grup band tersebut.
Pulang manggung Sebelum ditangkap, Jumat malam lalu, Kangen Band mengisi acara di Bekasi. Seusai manggung, Andika dan beberapa personel Kangen Band serta krunya pulang ke tempat latihan mereka di Cibubur.
Menurut Sujana, Andika dan Izzy tinggal di tempat latihan di Cibubur. Malam itu mereka dikunjungi tamu. Sementara Bebe menyusul ke Cibubur malam itu karena akan menyimpan peralatan band.
Dari informasi penyidik BNN, aparat BNN masuk dan memeriksa base camp grup band itu menyusul informasi dan laporan dari warga yang mencurigai pemakaian narkoba di tempat latihan itu. Namun, saat ditangkap di tempat latihan, mereka tidak sedang mengonsumsi narkoba.
Akan tetapi, aparat BNN mendapati barang bukti berupa bungkusan dan lintingan kertas berisi ganja kering di dalam rumah itu. Berat keseluruhan ganja tersebut diperkirakan mencapai 30 gram. Aparat BNN juga menemukan pohon ganja dalam pot di tempat latihan tersebut.

kisah peterpan

Judul : Peter dan Penangkap Bintang
Diterjemahkan dari : Peter and the Starcatchers
Penulis : Dave Barry dan Ridley Pearson
Penerjemah : Maria Masniari Lubis
Penyunting: Budhyastuti R. H
Tebal : 492 hlm.; 19,5 cm
Terbit : Cetakan 1, April 2007
Penerbit : Qanita

Peter Pan adalah salah satu karakter dari berbagai karakter fantasi terkenal
yang pernah diciptakan. Kisahnya pertama kali dihadirkan dalam bentuk sandiwara
oleh James Matthew Barrie (J. M. Barrie), seorang penulis Skotlandia, pada tahun
1904. Novelisasi kisah Peter Pan dilakukan Barrie tahun 1911 dengan judul Peter
Pan and Wendy. Peter Pan dikenal sebagai seorang bocah lelaki yang tidak
menyukai orang dewasa dan tidak ingin menjadi dewasa. Dari namanya berkembang
istilah psikiatri 'Sindrom Peter Pan' yang melukiskan sikap orang dewasa yang
takut berkomitmen dan menolak bertindak sesuai usianya. Kisah Peter Pan telah
melalui perubahan zaman dan berkali-kali dituangkan ke dalam bentuk naskah
sandiwara dan film (film biasa atau animasi) dan bahkan oleh beberapa penulis
telah dibuatkan sekuel atau pun prekuel.

Peter and the Starcatchers (Peter dan Penangkap Bintang) adalah salah satu
prekuel tidak resmi yang ditulis menggunakan karakter Peter Pan seizin Great
Ormond Street Hospital, kepada siapa Barrie memberikan hak cipta. Buku yang
diterbitkan pertama kali tahun 2004 ini merupakan kolaborasi dua sahabat lama,
Ridley Pearson dan Dave Barry. Ridley Pearson adalah novelis suspens dan
thriller yang telah menghasilkan karya-karya seperti Undercurrents, The Angel
Maker, No Witnesses, Chain of Evidence, dan The Diary of Ellen Rimbauer: My
Life at Rose Red (diadaptasi menjadi film berjudul The Diary of Ellen Rimbauer).
Ia adalah orang Amerika pertama yang menerima Raymond Chandler-Fulbright
Fellowship dalam bidang fiksi detektif dari Universitas Oxford (1991). Sedangkan
Dave Barry sendiri adalah penulis buku-buku bestseller dan kolumnis humor
pemenang Pulitzer Prize tahun 1988. Karya fiksinya antara lain Big Trouble yang
telah difilmkan, Tricky Business, dan The Shepherd, the Angel,
and Walter the Christmas Miracle Dog. Peter dan Penangkap Bintang merupakan
kolaborasi pertama mereka dalam dunia literatur anak. Kisah ini ditulis sebagai
jawaban atas pertanyaan Paige Pearson, putri Ridley Pearson, yang mempertanyakan
bagaimana tepatnya pertemuan Peter Pan dan bajak laut.

Cerita dimulai saat Peter dan 4 anak lelaki dari Panti Asuhan Anak Lelaki
Telantar St. Norbert (James, Prentiss, Thomas, dan Tubby Ted) menumpang kapal
Never Land. Mereka tidak tahu jika mereka akan dibawa ke Rundoon untuk menjadi
budak Raja Zarboff Ketiga. Peter telah mencoba untuk kabur dari kapal tapi
gagal. Gerak-gerik Peter tidak lepas dari pengamatan seorang gadis kecil bermata
hijau yang kemudian dikenal Peter sebagai Molly Aster. Molly mengaku sebagai
putri Leonard Aster, seorang duta besar yang menumpang kapal lain, Wasp, yang
juga berangkat dari pelabuhan yang sama pada waktu yang hampir bersamaan. Di
Never Land, Peter menemukan hal-hal yang aneh seperti tikus yang bisa terbang
dan Molly yang bercakap-cakap dengan lumba-lumba bernama Ammm.

Sementara itu di suatu tempat kapal bajak laut bernama Sea Devil dengan Black
Stache sebagai kapten telah menunggu untuk menaklukkan Wasp dan merampas harta
karun yang ada di kapal tersebut. Black Stache dan anak buahnya berhasil
menaklukkan Wasp tapi hanya mendapatkan sebuah peti yang berisi pasir. Diketahui
jika apa yang ia cari sebenarnya berada di Never Land. Maka, jadilah Never Land
sebagai target penaklukan berikutnya. Pengejaran segera dilakukan setelah Black
Stache mengganti nama Wasp dengan Jolly Roger.

Ternyata keberadaan harta karun yang diincar Black Stache telah diketahui oleh
Molly. Terungkap bahwa peti harta karun sesungguhnya berisi serbuk bintang
(starstuff). Serbuk bintang ini memiliki kekuatan yang menakjubkan yang antara
lain bisa dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk berkuasa dan melakukan
tindak kejahatan. Bagi sebagian kalangan, hal ini mesti dicegah. Masalahnya,
jatuhnya serbuk bintang tidak bisa dicegah. Untuk itu orang-orang yang peduli
dan berniat menyelamatkan dunia dari efek serbuk bintang membentuk kelompok dan
menamakan diri sebagai Penangkap Bintang. Mereka bertugas mengawasi,
mendapatkan, dan mengembalikan serbuk bintang sebelum jatuh ke tangan kelompok
Yang Lain (Others) yang memanfaatkan serbuk bintang untuk tindak kejahatan.
Sekitar 2 bulan sebelumnya serbuk bintang dalam jumlah yang sangat banyak telah
jatuh di Skotlandia. Diketahui serbuk bintang tersebut telah dikemas dalam
sebuah peti dan dimuat di Wasp untuk dibawa kepada Raja
Zarboff Ketiga di Rundoon.

Dari kapal Neverland yang kemudian hancur berkeping-keping, aksi petualangan
memperebutkan peti serbuk bintang berlanjut ke Pulau Mollusk. Di sini peti
serbuk bintang diperebutkan dan melibatkan kubu Peter dan Molly; William Slank,
wakil komandan kapal Never Land; Black Stache, sang bajak laut; Fighting Prawn,
pemimpin orang-orang Mollusk; dan kelompok putri duyung yang dipimpin putri
duyung bernama Teacher. Selanjutnya, akhir kisah ini, siapa yang akan
mendapatkan peti serbuk bintang, sudah bisa ditebak. Sebagaimana yang selalu
menjadi benang merah kisah dongeng: kebaikan, bagaimanapun caranya, akan
mengalahkan kejahatan. Meski demikian, perjalanan menuju akhir seperti ini sama
sekali tidak membuat kisahnya menjadi lemah atau berkurang keindahannya.

Setelah membaca Peter dan Penangkap Bintang, sulit rasanya untuk tidak
menyukai novel fantasi ini. Kedua penulisnya berhasil membentangkan sebuah kisah
petualangan yang cantik dan menegangkan yang disalut dengan bumbu humor yang
memadai. Alhasil, buku yang terdiri atas 79 bab ini menjadi bacaan yang sangat
menyenangkan dan memberikan pengalaman baca yang mengasyikkan. Ia tidak hadir
sebagai kisah yang sederhana seperti karya klasik Barrie, tapi sebagai sebuah
kisah dengan plot yang terkesan realitis kendati bertaburan adegan fantastis.
Inilah sebuah buku fantasi yang mengikuti perkembangan zaman, senada dan seirama
dengan penulisan serial tersohor Harry Potter. Tidak melulu menyampaikan hal-hal
ajaib, tapi juga memberi penjelasan yang bisa diterima mengenai penyebab
timbulnya hal-hal ajaib tersebut.

Novel fantasi ini sesungguhnya kurang pas jika disebut sebagai prekuel kisah
klasik Peter Pan. Peter dan Penangkap Bintang bisa dikatakan mengusung hikayat
Peter Pan dengan warna dan cita rasa yang baru. Karakter dongeng yang telah
terkenal dipinjam untuk dirombak spesifikasinya, khususnya untuk 2 tokoh
penting, yaitu Peter (dalam buku ini tidak ditemukan nama Pan) dan Kapten Hook.
Untuk meramaikan plotnya, kedua penulis bahkan memunculkan karakter baru seperti
Molly Aster, Slank, Little Richard, Fighting Prawn, Alf, anak-anak The Lost Boys
versi mutakhir (James, Thomas, Prentiss, dan Tubby Ted) atau Ammm, si
lumba-lumba. Uniknya, karakter-karakter baru ini menciptakan pesona baru dalam
petualangan Peter Pan.

Pembaca yang kadung akrab dengan kisah klasik Peter Pan tentu akan segera
menyadari 'anomali' yang dilakukan terhadap versi J. M. Barrie.

Dalam kisah klasik, Peter digambarkan sebagai bocah cakep dengan senyum manis
dan gigi bayi yang berpakaian daun-daun. Diceritakan ia kabur dari rumah karena
tidak ingin menjadi dewasa dan pergi ke Taman Kensington untuk tinggal bersama
peri-peri, kemudian menghuni Neverland bersama kelompok anak-anak hilang. Peter
Pan digambarkan sebagai anak dengan kemampuan terbang yang tak bertanggung jawab
yang lebih suka menghabiskan waktu bermain dan bertualang. Ia memandang
perempuan di sekitarnya sebagai figur ibu sehingga tak menyadari kekaguman
mereka.

Dalam Peter dan Penangkap Bintang, Peter disebut sebagai salah satu anak Panti
Asuhan Anak Lelaki Telantar St. Norbert dengan rambut jingga cerah dan mata biru
cemerlang. Segera ia juga diperkenalkan sebagai seorang anak yang ingin tampil
lebih menonjol dari anak-anak lain, selalu berupaya menjadi yang terbaik,
bertanggung jawab kepada teman-temannya, dan memiliki perasaan tertentu pada
Molly. Dalam hal kemampuan terbang, ia bisa terbang akibat paparan berlebih
serbuk bintang (starstuff) dan tidak memiliki kemampuan ini sebelumnya.
Kontaminasi serbuk bintang juga menyebabkan Peter tetap menjadi anak lelaki
selama-lamanya.

Black Stache yang adalah Kapten Hook di masa depan juga digambarkan secara
berbeda dengan versi Barrie. Jika versi Barrie menampilkan Kapten Hook sebagai
lelaki rapi, pesolek, dan artistik; versi Barry dan Pearson justru mengemukakan
Kapten Hook (Black Stache) sebagai lelaki jorok. Versi Barry dan Pearson
menjelaskan jika tangan Black Stache (kiri) terpenggal oleh Peter dalam aksi
bela dirinya dan dimakan buaya (jantan), sedangkan versi klasik menyatakan jika
Peter sengaja mengerat tangan Hook (kanan) dan melemparkannya untuk dimakan
buaya (betina).

Selain perbedaan-perbedaan mendasar itu, pembaca juga masih bisa menemukan
perbedaan-perbedaan lain yang pasti akan langsung disadari oleh pembaca kisah
klasiknya. Tapi bagusnya, perbedaan dengan kisah klasik yang sudah baku itu
justru menyebabkan kisah Peter Pan menjadi lebih hidup dan mengesankan. Jika ada
yang mengatakan kisah dalam buku yang dihiasi gambar-gambar dari Greg Call ini
lebih menakjubkan dibanding kisah aslinya sendiri hal ini bisa sangat dipahami.

Setelah Peter dan Penangkap Bintang, Barry dan Pearson telah menerbitkan buku
kedua berjudul Peter and the Shadow Thieves yang dirilis Juli 2006. Tentu saja
akan lebih seru jika buku ini bisa dinikmati dalam edisi Indonesia sebagaimana
buku pertamanya. Duo penulis ini juga telah menerbitkan Escape from the
Carnivale dan Cave of the Dark Wind, 2 dari 5 serial The Never Land Adventures
yang direncanakan.

Edisi Indonesia Peter and the Starcatchers ini hadir gemilang dan sama sekali
tidak mengecewakan. Hasil terjemahan yang baik, penyuntingan yang gurih, dan
penggunaan huruf dengan ukuran yang cukup baik membuat buku ini memberikan
tingkat keterbacaan yang tinggi bagi pembaca Indonesia yang menggemari
kisah-kisah fantasi penuh keajaiban.